«

»

Jan 28

Print this Post

Berikan “Kesaksian” dalam Kongres Ekaristi, Kardinal Zen Juga Akan Rayakan Misa Latin

FILIPINA – Berikan “Kesaksian” dalam Kongres Ekaristi, Kardinal Zen Juga Akan Rayakan Misa Latin

Uskup Emeritus Hong Kong akan berbicara dalam kongres di Cebu. Seorang penulis blog Katolik berkata, “Menurut pengalaman saya, para muda-mudi yang berpartisipasi dalam Misa berbahasa Latin menemukan bahwa Misa Latin itu menantang mereka untuk menggali iman Katolik lebih dalam lagi. Para muda-mudi memang menyukai tantangan!”

Cebu (AsiaNews) – Kardinal Joseph Zen Ze-Kiun, uskup emeritus Hong Kong, akan merayakan Misa Votiva Sakramen Mahakudus, berdasarkan Forma Ekstraordinaria Ritus Romawi, pada tanggal 26 Januari, pukul 16.30 di Asilo de Milagrosa, Gorordo Avenue, di kota Cebu, tempat dilaksanakannya Kongres Ekaristi Internasional (IEC) yang ke-51 dengan tema “Kristus dalam dirimu, harapan akan kemuliaan”.

Societas Ecclesia Dei Sancti Ioseph (Perhimpunan Ecclesia Dei Santo Yosef) – Una Voce Filipina mengorganisir dan mensponsori Misa Latin Tradisional (MLT) untuk dirayakan oleh Kardinal.

Kardinal Zen, yang sejak Mei 2006 rutin merayakan Forma Ekstraordinaria dari Ritus Romawi atau Misa Latin Tradisional, akan berbicara pada hari ini, yaitu hari kedua dari IEC.

Perayaan Misa dalam ritus Latin tersebut diperbolehkan menurut Motu Proprio Summorum Pontificum yang diterbitkan oleh Paus Benediktus XVI pada tanggal 7 Juli 2007, yang memperluas ke seluruh Gereja Motu Proprio Paus Yohanes Paulus II, yang diterbitkan untuk Ecclesia Dei tahun 1988, yang memperbolehkan para uskup untuk memilih sendiri tempat di mana Misa Latin dapat dirayakan.

“Menurut pengalaman saya, para muda-mudi yang berpartisipasi dalam Misa berbahasa Latin menemukan bahwa Misa Latin itu menantang mereka untuk menggali iman Katolik lebih dalam lagi. Para muda-mudi memang menyukai tantangan,” kata Carlos Antonio Palad, seorang penulis blog Katolik. Bahasa Latin tidak menghentikan mereka yang tidak menguasainya, sebab Misa tersebut sudah menjadi “bagian dari kehidupan umat Katolik di Filipina selama 450 tahun. Bahkan ketika Misa masih dirayakan dalam bahasa Latin, para umat di Filipina menghadirinya dengan tekun.”

Palad, yang merupakan anggota Defensores Fidei Foundation, berkata bahwa para umat merasa MLT sebagai “suatu bentuk ibadah di mana Gereja tidak ingin terpengaruh oleh waktu.” Ia menambahkan bahwa dengan bahasa Latin, hanya ada “ibadah dan iman Katolik, tanpa adanya upaya-upaya untuk menjadikannya lebih ‘bergaya’ atau lebih terasa modern.”

Palad berkata bahwa banyaknya umat yang menghadiri MLT di Filipina terus bertambah dari tahun ke tahun semenjak berlakunya Summorum Pontificum.

“Ketika Summorum Pontificum diumumkan pada tahun 2007, hanya ada tiga tempat di Filipina yang menyelenggarakan MLT dengan izin uskup. Sekarang ada 14 tempat yang menyelenggarakannya rutin setiap Minggu, ditambah dengan tempat-tempat lain yang menyelenggarakannya setiap bulan atau sebagai Misa Harian,” demikian penjelasan beliau. Beliau juga menambahkan bahwa mereka yang menghadirinya pada umumnya “amat muda dan antusias”.

Dean Louis Bascon, seorang guru berusia 25 tahun yang mengajar di Paco Catholic School, berencana pergi ke Cebu untuk menghadiri perayaan sekali seumur hidup ini. Ia berkata bahwa ia tertarik dengan MLT oleh karena “rasa hormatnya, rasa bahwa sesuatu yang besar sedang sungguh terjadi tepat di hadapan saya, umat biasa menyebutnya sebagai rasa sakral, yaitu perasaan yang amat jelas bahwa engkau bertemu dengan Tuhan sendiri.”

[Diterjemahkan langsung oleh Sdr. Jonathan Hoseana dari http://www.asianews.it/news-en/Bearing-witness-to-the-Eucharistic-Congress,-Card-Zen-will-also-celebrate-a-Latin-Mass-36491.html

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/berikan-kesaksian-dalam-kongres-ekaristi-kardinal-zen-juga-akan-rayakan-misa-latin/

Leave a Reply