«

»

Jan 10

Print this Post

Keluarga dan Tuhan (Introitus – Pesta Keluarga Kudus)

Dominica I post Epiphaniam

SANTAE FAMILAE IESU, MARIAE, IOSEPH

11 jan holy_familyIntroitus  (Antifon Pembukaan)
Exsúltat gáudio pater Iusti, gáudeat Pater tuus et Mater tua, et exsúltet quæ génuit te (Prov 23:24.25).
Quam dilécta tabernácula tua, Dómine virtútum! concupíscit et déficit ánima mea in átria Dómini (Ps 83:2-3)
Glória Patri, et Fílio, et Spirítui Sancto.
Sicut erat in princípio, et nunc, et semper, et in saecula saeculórum. Amen
Exsúltat gáudio pater Iusti, gáudeat Pater tuus et Mater tua, et exsúltet quæ génuit te

***

Bersukacitalah ayah Orang Adil, biarkanlah bergembira ayah dan ibumu, dan biarkanlah bergembira yang melahirkanmu (Amsal 23:24.25).

Betapa indah kediamanMu, ya TUHAN semesta alam! Jiwaku rindu dan remuk akan pelataran Tuhan (Maz 84:2-3).

Kemuliaan…

Renungan Singkat:

Antifon Pembukaan dari Pesta Keluarga Kudus memberikan dua petunjuk penting bagaimana menghidupi persiarahan kita di dunia ini. Pertama: kedudukan orang tua (ayah dan ibu) dan kedua: kerinduan akan Rumah Tuhan.

Pada umumnya kita lahir dan besar dalam keluarga lantas kita akhirnya membentuk keluarga kita sendiri. Keluarga adalah penting untuk hidup di dunia ini dan juga membuat kita merindukan keluarga kita yang sesungguhNya yaitu keluarga Allah sendiri. Itulah sebabnya kita perlu selalu menjaga kerinduan akan Rumah Tuhan, kerinduan akan Tuhan sendiri.

Di manakah kita bisa melihat keluarga Allah itu? Di dalam Gereja-Nya. Gereja sering disebut Bunda Gereja. Paus Fransiskus pernah mengatakan bahwa kita mempunyai dua ibu yaitu Bunda Maria dan Bunda Gereja. Kedua Bunda ini menunjukkan kepada kita Yesus Kristus yang adalah Putra Allah. Yesus mengajar kita untuk menyapa Allah sebagai Bapa kita dan dengan demikian kita adalah saudara satu sama lain. Ini diteruskan oleh Gereja lewat ajaran dan pelayanannya.

Keluarga adalah gereja kecil. Adalah tanggungjawab orang tua meneruskan iman yang diterimanya dari Gereja kepada anak-anak mereka. Di dalam keluargalah orang mulai mengalami kasih kebapaan dan keibuan yang membuat mereka akan merindukan dan mencintai Allah sebagai Bapa dan Gereja sebagai ibu. Jika anak-anak tahu dan mengalami bahwa betapa orang tua mencintai mereka, mereka dengan sendirinya akan membuat orang tua bersukacita.

Dalam dunia yang penuh dengan berbagai macam tawaran dan kesempatan, keluarga menghadapi banyak tantangan. Amat menyedihkan melihat tidak sedikit keluarga yang menderita perpecahan, yang menderita kemiskinan, yang menderita perang dan lain sebagainya. Kita patut saling mendukung satu sama lain, terutama dalam masa-masa yang sulit. Janganlah persoalan yang kita hadapi memadamkan harapan kita akan keluarga Allah. Dalam pergulatan hidup, percayakanlah diri kepada Allah yang adalah Bapa kita, berikanlah dirimu dituntun oleh Gereja yang adalah ibu kita, dan mintalah selalu campur tangan Keluarga Kudus.

 

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/keluarga-dan-tuhan-introitus-pesta-keluarga-kudus/

Leave a Reply