«

»

Feb 22

Print this Post

Kidung Gregorian

Gregorian Chant
Kidung Gregorian
10955739_10155369205905206_2352637632052360584_n

Kidung Gregorian adalah nyanyian Liturgi Latin resmi Gereja Katolik dari ribuan tahun lamanya. Namanya diambil dari Paus dan Santo Gregorius ke-1 yang hidup di abad ke-6. Nyanyiannya mempunyai suasana surgawi yang memiliki sifat yang tenang, merepresentasikan satu suara Gereja dibandingkan individualis. Kidung Gregorian tidak memiliki ketukan, sehingga nyanyian ini menyerupai doa yang memiliki nada dan melodi.

Menurut tradisi, Paus Gregorius diilhami oleh Roh Kudus untuk memperlihatkan nyanyiannya dan ditulis oleh rahib penulis. Secara praktis nyanyian ini menyerupai Mazmur pada jaman Perjanjian Lama.

Pada Abad ke-9, seorang raja dari Frank (Perancis masa kini) menguasai sebagian besar Eropa, dan dinobatkan menjadi Kaisar Romawi Suci oleh Paus. Daerah teritorial yang besar ini mempunyai keunikan etnisitas yang beragam pada nyanyiannya juga. Kaisar Charlemagne memutuskan untuk mengimport Schola Cantorum (koor) dari Roma untuk memperbanyak nyanyian Kidung Gregorian dan digunakan di seluruh negerinya guna menyeragamkan nyanyian-nyanyiannya.

Setiap Kidung Gregorian memiliki Modus Gereja atau dinamakan tangga nada gereja, berbeda dengan tangga nada modern yang dinamakan tangga nada diatonis. Menurut sejarawan dan musikolog, nyanyian ini merupakan dasar dari semua sejarah musik barat yang ada ! Hingga kini Kidung Gregorian-pun masih dinyanyikan oleh Gereja ritus Latin di seluruh dunia yang melodinya dapat ditelusuri beratus-ratus tahun umurnya.

silahkan ikuti Gregorian Chant menurut kalendar liturgi, di:
http://www.ccwatershed.org/goupil/
sudah lengkap dengan partitur dan video tutorial nya

diambil dari:
Newadvent. Catholic Encyclopedia
Burkholder, J. Peter. A History of Western Music.
Kamien, Roger. Music an Appreciation

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/kidung-gregorian/

Leave a Reply