«

»

Jul 15

Print this Post

LGBT Trend

Belakangan ini marak beredar berita mengenai LGBT (Lesbian Gay Bisexual Transgender), karena akhirnya kelompok tersebut diakui hak nya untuk menikah secara legal di Amerika Serikat. Parahnya adalah, banyak pula umat Katolik terutama di Indonesia yang mengikuti trend mengubah Profile-Picture di Facebook dengan background pelangi sebagai tanda dukungan dan merayakan legalisasi pernikahan LGBT. Padahal Gereja Katolik dengan jelas menentang pernikahan sesama jenis yang TENTU MELANGGAR KODRAT PERKAWINAN suci, yaitu antara wanita tulen dengan pria tulen. Mari kita lihat pula 3 elemen dasar perkawinan menurut rencana Tuhan dikutip dari situs Katolisitas.org.

Tiga elemen dasar perkawinan menurut rencana Tuhan

Tiga prinsip dasar tentang rencana Allah untuk perkawinan adalah (#3)

1. Manusia sebagai gambaran Allah, diciptakan “laki-laki dan perempuan” (Kej 1:27).
Pria dan wanita adalah sama sebagai pribadi dan saling melengkapi sebagai laki-laki dan perempuan. Seksualitas adalah sesuatu yang tidak hanya berhubungan dengan hal fisik dan biologi, tetapi telah diangkat ke tingkat ‘pribadi’, di mana kodrat dan roh disatukan.

2. Perkawinan ditetapkan oleh Tuhan sebagai bentuk kehidupan di mana sebuah persekutuan pribadi dinyatakan dengan melibatkan kemampuan seksual.
“Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.” (Kej 2:24)

3. Tuhan telah menghendaki untuk memberikan kepada persatuan antara pria dan wanita sebuah partisipasi/ kerjasama yang istimewa di dalam karya penciptaan-Nya.
556763_10151499265575155_1236310103_n
Oleh karena itu Allah memberkati pria dan wanita dengan perkataan, “Beranakcuculah dan bertambah banyak” (Kej 1:28). Dengan demikian, di dalam rencana Tuhan, kodrat perkawinan adalah saling melengkapi dalam hal seksual dan kemampuan berkembang biak. Persatuan homoseksual tidak dapat memberikan kontribusi yang layak terhadap prokreasi dan kelanjutan generasi umat manusia (survival of the human race).

Selanjutnya, persatuan perkawinan antara pria dan wanita telah diangkat oleh Kristus ke martabat sakramen. Gereja mengajarkan bahwa perkawinan Kristiani adalah tanda yang nyata akan perjanjian Kristus dan Gereja (lih. Ef 5:32). Makna Kristiani tentang perkawinan meneguhkan dan memperkuat persatuan perkawinan antara pria dan wanita.

Lalu apa sikap terbaik kita terhadap kaum LGBT? Gereja Katolik tentu tidak serta-merta mengecam tanpa adanya suatu sikap kasih yang ditunjukkan. Menurut ajaran Gereja, mereka yang mempunyai kecenderungan homoseksual harus diterima dengan hormat, dengan belas kasih dan dengan sensitivitas. Setiap tanda diskriminasi yang tidak adil yang dikarenakan oleh kecenderungan tersebut harus dihindari. “Mereka harus dilayani dengan hormat, dengan kasih sayang dan dengan biiaksana. Orang jangan memojokkan mereka dengan salah satu cara yang tidak adil.” (KGK 2358). Mereka, seperti halnya semua umat beriman, dipanggil untuk hidup murni, namun kecenderungan homoseksual tetaplah menyimpang (KGK 2358) dan perbuatan homoseksual adalah dosa melawan kemurnian (KGK 2396). (#4) Dengan demikian, tidak ada dasar untuk mempertimbangkan persatuan homoseksual sebagai sesuatu yang mirip ataupun bahkan sedikit menyerupai gambaran rencana Tuhan untuk perkawinan dan keluarga.

Maka dari itu, segala sesuatu yang sedang “heboh” atau “trend” baik di dunia maya maupun dunia nyata, hendaknya dapat ditanggapi dengan bijak oleh umat Katolik. Mengubah Profile Picture di Facebook dengan latar pelangi bisa jadi hanya karena ingin mengikuti trend tersebut, tanpa menyadari bahwa hal tersebut secara tidak langsung mendukung apa yang dilarang oleh Gereja Katolik bahkan oleh Allah sendiri. Perbuatan Homoseksual sendiri adalah suatu hal yang dikecam dan terdapat pada ayat Kitab Suci (lih. Rm 1:24-27, 1Kor 6:10; 1Tim 1:10), karena secara mendasar perbuatan itu menyimpang!!!

Semoga teman-teman yang terkasih semakin bijaksana lagi dalam menghadapi segala trend yang bertentangan dengan Gereja Katolik. Ingat, mengikuti sebuah trend jangan sampai mengorbankan iman kita.

~Ad Jesum per Mariam~

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/lgbt-trend/

Leave a Reply