May 23

Roh Tuhan memenuhi seluruh dunia (Introitus – Dominica Pentecostes)

Dominica Pentecostes

may 24 pentecoste

Introitus
Spíritus Dómini replévit orbem terrárum, allelúia: et hoc quod cóntinet ómnia, sciéntiam habet vocis, allelúia, allelúia, allelúia (Sap 1:7).
Exsúrgat Deus, et dissipéntur inimíci eius: et fúgiant, qui odérunt eum, a fácie eius (Ps 67:2).
V. Glória Patri, et Fílio, et Spirítui Sancto.
R. Sicut erat in princípio, et nunc, et semper, et in saecula saeculórum. Amen
Spíritus Dómini replévit orbem terrárum, allelúia: et hoc quod cóntinet ómnia, sciéntiam habet vocis, allelúia, allelúia, allelúia.

Antifon Pembuka
Roh Tuhan memenuhi seluruh dunia, alleluia: dan yang menyatukan segala sesuatu tahu setiap tutur bahasa, alleluia, alleluia, alleluia (Kebijaksanaan 1:7).
Allah bangkit, dan musuh-musuh-Nya tersebar: dan mereka yang membenci Dia melarikan diri dari hadapan wajah-Nya (Maz 68:2).
Kemuliaan…

pentecostes in_spiritus_domini

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/roh-tuhan-memenuhi-seluruh-dunia-introitus-dominica-pentecostes/

May 21

Resep masakan untuk hari Pantang wajib

teman-teman terkasih, seturut hukum Kanon Gereja 1250-1252 maka jumat esok hari kita akan melakukan pantang wajib. nah, oleh karena itu dihadirkan resep yang dapat membantu kita dalam menjalankannya. pada akhir resep disertakan pula katekese singkat mengenai peraturan Kanon tersebut.

Resep masakan Oseng tempe Buncis
Oseng-tempe-buncis
Bahan
200 gr tempe, potong korek api.. goreng sampai setengah matang
100 gr buncis , potong ukuran 2 cm
1 buah tomat , potong kasar
2 siung bawang putih, cincang
5 siung bawang merah , potong halus
2 buah cabai merah , iris serong
1/2 sdt saus tiram
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica
1/2 sdt gulapasir
50 ml air
1 batang daun bawang , iris serong
1 sdm kecap manis

Cara membuat

Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum
Masukkan tomat dan cabai , aduk rata sampai bahan ini layu
Masukkan buncis, aduk rata sampai layu
Masukkan saus tiram, gula, merica dan garam. aduk rata
Masukkan air , biarkan mendidih
Masukkan kecap manis, aduk rata sambil dicicipi
Trakhir masukkan daun bawang , aduk sebentar, angkat dan sajikan hangat

sumber resep: dapuryuli.com/wp-content/uploads/2015/05/Oseng-tempe-buncis.jpg

PS.
Hukum Kanonik Gereja Katolik (KHK) 1250-1252:
Kan. 1250 Hari dan waktu tobat dalam seluruh Gereja ialah setiap hari Jumat sepanjang tahun, dan juga masa Pra-paska.

Kan. 1251 Pantang makan daging atau makanan lain menurut ketentuan Konferensi para Uskup hendaknya dilakukan setiap hari Jumat sepanjang tahun, kecuali hari Jumat itu kebetulan jatuh pada salah satu hari yang terhitung hari raya; sedangkan pantang dan puasa hendaknya dilakukan pada hari Rabu Abu dan pada hari Jumat Agung, memperingati Sengsara dan Wafat Tuhan Kita Yesus Kristus.

Kan. 1252 Peraturan pantang mengikat mereka yang telah berumur genap empat belas tahun; sedangkan peraturan puasa mengikat semua yang berusia dewasa sampai awal tahun ke enampuluh; namun para gembala jiwa dan orangtua hendaknya berusaha agar juga mereka, yang karena usianya masih kurang tidak terikat wajib puasa dan pantang, dibina ke arah cita-rasa tobat yang sejati.

PSS.
Daging yang dimaksud dan tidak dimakan adalah daging dari binatang mamalia dan dari hasil peternakan, dan daging yang plg dihindari adalah daging sapi, babi, ayam, dan kalkun. Sementara dagingnya dilarang, produk non-daging dari binatang2 itu tidak dilarang (susu, keju, mentega, dan telur).

Untuk ikan/seafood tidak termasuk kategori daging, karena bahasa Latin untuk daging “caro” berasal dari bahasa Inggris “Carnivore” dan “carnivorous”, diberlakukan dengan ketat pada makanan daging dan tidak pernah dimaksudkan untuk ikan (seafood).

~Ad Jesum per Mariam~

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/resep-masakan-untuk-hari-pantang-wajib/

May 16

Mengkontemplasikan Kurban Misa (1)

Screen Shot 2015-05-16 at 10.53.55

Setelah berbicara tentang beberapa sikap yang mendukung dalam menghadiri Kurban Misa (Forma Ekstraordinaria) – yaitu (silahkan klik sikap yang hendak dibaca lebih lanjut): 1) menyembah dan merendahkan diri di hadapan Tuhan 2) hadir dan memercayakan diri dalam Mistery 3) memikirkan bahwa saat mengikuti Kurban Misa, kita sedang menghadiri peristiwa penyelamatan Tuhan Kita Yesus Kristus, dan 4) melihat dari jauh sambil merindukan Tuhan yang akan datang menyapa kita, – kita pelan-pelan mengkontemplasikan (memandang, merenungkan, dan berdoa) Kurban Misa itu sendiri. Sebagai alat bantu, kita akan menggunakan video di mana kita melihat Kurban Misa dari jauh.

Beberapa catatan tentang cuplikan-cuplikan video yang akan kita gunakan. Pertama, Kurban Misa yang sedang berlangsung adalah Missa cantata artinya Misa yang dinyanyikan tanpa kehadiran diakon dan subdiakon. Jenis Misa lainnya adalah Missa solemnis (Misa yang dinyanyikan di mana imam didampingi oleh diakon dan subdiakon) dan Missa lecta (bagian-bagian yang seharusnya dinyanyikan dibacakan oleh imam dan tentunya tidak ada diakon dan subdiakon). Kedua, menurut kalender liturgi, Misa sedang berlangsung pada hari Minggu keenam sesudah Pentekosta (Dominica sexta post Pentecosten). Dengan demikian warna liturgi adalah hijau. Kita perhatikan bahwa busana dari putra-putra altar hampir sama modelnya dengan yang dipakai di Indonesia. Ketiga, Kurban Misa ini berlangsung di kota Berlin, German, di paroki st Afra yang dipercayakan kepada Institut St Philipp Neri.

Kontemplasi kita akan Kurban Misa dimulai dengan masuknya imam ke panti imam yang diiringi dengan alunan musik organ. Sikap badan yang diharapkan adalah berdiri. Sambil mendengarkan musik organ dan melihat imam yang berjalan menuju altar atau masuk panti imam, kita bisa memikirkan dan merenungkan Yesus yang sedang pergi ke taman Getsemani bersama murid-muridNya untuk berdoa. Yesus meminta murid-muridNya dan juga kita untuk berjaga-jaga sambil berdoa. Jadi selama Misa, kita akan berdoa bersama Yesus kepada Bapa di Surga.

Sebenarnya kita sudah ada dalam suasana doa sebelum Misa mulai bahkan ketika kita masih mempersiapkan diri di rumah untuk pergi ke gereja. Meskipun kita tidak sedang berdoa, tetapi hati dan pikiran kita sudah mengarah kepada Kurban Misa yang adalah Kurban Tuhan Kita Yesus Kristus.

Dengarkan semangat musik organ yang menyatakan semangat dan keputusan kita untuk menghadiri Kurban Misa. Kita bisa mendengarkan musik organ kapan saja yang membuat kita merindukan datangnya hari Minggu, hari di mana kita menghadiri Kurban Misa. Kita bisa mengingat kembali musik organ yang pernah kita dengar, yang menyentuh hati kita, yang membuat kita rindu akan Kurban Misa, rindu akan Tuhan sendiri.

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/mengkontemplasikan-kurban-misa-1/

May 16

Dengarlah, ya Tuhan, suaraku (introitus – Dominica post Ascensionem)

DOMINICA POST ASCENSIONEM

Introitus

ascension-320x413

Exáudi, Dómine, vocem meam, qua clamávi ad te, allelúia: tibi dixit cor meum, quæsívi vultum tuum, vultum tuum, Dómine, requíram: ne avértas fáciem tuam a me, allelúia, allelúia (Ps 26:7-9).
Dóminus illuminátio mea et salus mea: quem timébo? (Ps 26:1) .
V. Glória Patri, et Fílio, et Spirítui Sancto.
R. Sicut erat in princípio, et nunc, et semper, et in saecula saeculórum. Amen
Exáudi, Dómine, vocem meam, qua clamávi ad te, allelúia: tibi dixit cor meum, quæsívi vultum tuum, vultum tuum, Dómine, requíram: ne avértas fáciem tuam a me, allelúia, allelúia.

Antifon Pembuka
Dengarlah, ya Tuhan, suaraku yang kuteriakkan kepadaMu, alleluia: hatiku telah berkata padaMu, aku telah mencari wajahMu, wajahMu, ya Tuhan, akan kucari: janganlah menjauhkan wajahMu dariku, alleluia, alleluia (Maz 27:7-9).
Tuhan adalah terang dan keselamatanku: kepada siapakah aku takut? (Maz 27:1).
Kemuliaan…

domenica post ascensionem introit

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/dengarlah-ya-tuhan-suaraku-introitus-dominica-post-ascensionem/

May 14

Viri Galilaei (Introitus – in Ascensione Domini)

IN ASCENSIONE DOMINI

ascension2

Introitus

Viri Galilaei, quid admirámini aspiciéntes in coelum? allelúia: quemádmodum vidístis eum ascendéntem in coelum, ita véniet, allelúia, allelúia, allelúia (Acta 1:11).
Omnes gentes, pláudite mánibus: iubiláte Deo in voce exsultatiónis (Ps 46:2).
V. Glória Patri, et Fílio, et Spirítui Sancto.
R. Sicut erat in princípio, et nunc, et semper, et in saecula saeculórum. Amen
Viri Galilaei, quid admirámini aspiciéntes in coelum? allelúia: quemádmodum vidístis eum ascendéntem in coelum, ita véniet, allelúia, allelúia, allelúia.

 

 

viri_galilaei

 

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/viri-galilaei-introitus-in-ascensione-domini/

May 10

Wartakanlah dengan suara sukacita, Alleluia

DOMINICA QUINTA POST PASCHA

mei 10 post_pascha_v_introit

Introitus

Vocem iucunditátis annuntiáte, et audiátur, allelúia: annuntiáte usque ad extrémum terræ: liberávit Dóminus pópulum suum, allelúia, allelúia (Isa 48:20).
Iubiláte Deo, omnis terra, psalmum dícite nómini eius: date glóriam laudi eius (Ps 65:1-2).
V. Glória Patri, et Fílio, et Spirítui Sancto.
R. Sicut erat in princípio, et nunc, et semper, et in saecula saeculórum. Amen
Vocem iucunditátis annuntiáte, et audiátur, allelúia: annuntiáte usque ad extrémum terræ: liberávit Dóminus pópulum suum, allelúia, allelúia

Antifon Pembuka
Wartakanlah dengan suara sukacita, dan buatlah terdengar, alleluia: wartakanlah bahkan sampai ke ujung bumi: Tuhan telah menebus umat-Nya, alleluia, alleluia (Yesaya 48:20).
Bersoraklah dengan sukacita bagi Allah, seluruh bumi, nyanyikanlah mazmur bagi nama-Nya; muliakanlah Dia dengan puji-pujian (Maz 66:1-2).
Kemuliaan…

 

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/wartakanlah-dengan-suara-sukacita-alleluia/

May 07

Resep spesial untuk hari Pantang wajib.

teman-teman terkasih, jumat besok adalah hari pantang wajib bagi kita umat Katolik. untuk itu missalatina membantu kita dengan resep spesial ini, agar kita dapat menjalankan kewajiban pantang tersebut dan ada katekese singkat di akhir resep. silahkan mencoba resepnya.

resep disadur dari: (dengan sedikit perubahan) dapuryuli.com/2015/05/07/resep-masakan-oseng-taoge-paprika/

Resep masakan Oseng taoge paprika
Oseng-taoge-paprika
Bahan

100 gr taoge ( biasa beli dipasar 2000 )
1/4 paprika merah , potong-potong
1/4 paprika kuning , potong – potong
2 buah telor, kocok lepas
1 sdm saus tiram
1 sdm kecap ikan
1/4 sdt garam
1/4 sdt merica
2 cabai merah iris serong
1/2 sdt minyak wijen
1 siung bawang putih
1 batang daun bawang , iris serong

cara membuat

Tumis bawang putih sampai harum
Masukkan cabai merah dan paprika , aduk rata sampai harum
Masukkan telor ,biarkan sebentar lalu orak-arik
Masukkan saus tiram , kecap ikan dan minyak wijen
Masukkan taoge , aduk rata sebentar
Masukkan daun bawang , aduk sebentar
Angkat , sajikan hangat.

PS.
Hukum Kanonik Gereja Katolik (KHK) 1250-1252:
Kan. 1250 Hari dan waktu tobat dalam seluruh Gereja ialah setiap hari Jumat sepanjang tahun, dan juga masa Pra-paska.

Kan. 1251 Pantang makan daging atau makanan lain menurut ketentuan Konferensi para Uskup hendaknya dilakukan setiap hari Jumat sepanjang tahun, kecuali hari Jumat itu kebetulan jatuh pada salah satu hari yang terhitung hari raya; sedangkan pantang dan puasa hendaknya dilakukan pada hari Rabu Abu dan pada hari Jumat Agung, memperingati Sengsara dan Wafat Tuhan Kita Yesus Kristus.

Kan. 1252 Peraturan pantang mengikat mereka yang telah berumur genap empat belas tahun; sedangkan peraturan puasa mengikat semua yang berusia dewasa sampai awal tahun ke enampuluh; namun para gembala jiwa dan orangtua hendaknya berusaha agar juga mereka, yang karena usianya masih kurang tidak terikat wajib puasa dan pantang, dibina ke arah cita-rasa tobat yang sejati.

PSS.
Daging yang dimaksud dan tidak dimakan adalah daging dari binatang mamalia dan dari hasil peternakan, dan daging yang plg dihindari adalah daging sapi, babi, ayam, dan kalkun. Sementara dagingnya dilarang, produk non-daging dari binatang2 itu tidak dilarang (susu, keju, mentega, dan telur).

Untuk ikan/seafood tidak termasuk kategori daging, karena bahasa Latin untuk daging “caro” berasal dari bahasa Inggris “Carnivore” dan “carnivorous”, diberlakukan dengan ketat pada makanan daging dan tidak pernah dimaksudkan untuk ikan (seafood).

~Ad Jesum per Mariam~

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/resep-spesial-untuk-hari-pantang-wajib-3/

May 07

Sejarah Singkat Doa “Angelus”

Ρutra – putri Bunda Maria!

Siapa diantara kita yang tidak mengenal doa “Malaikat Tuhan” atau dalam bahasa latin “Angelus Domini”? Setiap kali lonceng Gereja berbunyi ( pukul 06.00; 12.00; 18.00), kita diingatkan untuk berdoa “Malaikat Tuhan”. Doa Malaikat Tuhan tepatnya didoakan pada Masa diluar Paskah, karena Masa Paskah kita mendoakan “Ratu Surga” atau “Regina Caeli”.

Read the rest of this entry »

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/sejarah-singkat-doa-angelus/

May 07

Tradisi penciuman cincin Uskup

Fratres,

Pernahkah melihat cincin Uskup atau Kardinal, bahkan Paus sendiri  yang terpasang pada tangan kanan, tepatnya di  jari manis?

Sudah berabad – abad tradisi pemakaian cincin dikenakan kepada  Kaum tertahbis (tahbisan Uskup). Pada masa lalu, terdapat perbedaan antara cincin Uskup dan cincin Paus. Pada cincin Paus terdapat batu permata (menurut tradisi batu amethyst berwarna ungu / lembayung) sedangkan cincin Uskup didesain dengan ukiran – ukiran (yang di atasnya terukir lambang keuskupannya atau gambar lain).

Pada masa itu juga, cincin digunakan (dengan celupan lilin panas) untuk pengesahan dokumen. Menjadi sebuah tradisi ketika bertemu Uskup, kita mencium atau mengecup cincin dengan salah satu kaki berlutut. Mengapa mencium cincin Uskup ? apa maknanya ?

Tradisi penciuman atau pengecupan cincin Uskup memiliki makna yang sangat indah. Mencium cincin Uskup berarti menghormati Jabatan Imamat yang diterima, mengakui kekuasaan dalam mengajar iman dan moral. Menariknya, mencium cincin Uskup dapat memperoleh indulgensi!

 

 

http://www.catholiceducation.org/en/culture/catholic-contributions/symbols-of-the-office-of-bishop.html

http://yesaya.indocell.net/id763.htm

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/tradisi-penciuman-cincin-uskup/

May 02

Nyanyikan bagi Tuhan lagu baru (introitus – Dominica quarta post Pascha)

DOMINICA QUARTA POST PASCHA
mei 3 introitus _cantate_domino

Introitus

Cantáte Dómino cánticum novum, allelúia: quia mirabília fecit Dóminus, allelúia: ante conspéctum géntium revelávit iustítiam suam, allelúia, allelúia, allelúia (Ps 97:1; 97:2).
Salvávit sibi déxtera eius: et bráchium sanctum eius (Ps 97:1).
V. Glória Patri, et Fílio, et Spirítui Sancto.
R. Sicut erat in princípio, et nunc, et semper, et in saecula saeculórum. Amen
Cantáte Dómino cánticum novum, allelúia: quia mirabília fecit Dóminus, allelúia: ante conspéctum géntium revelávit iustítiam suam, allelúia, allelúia, allelúia.

Antifon Pembuka
Nyanyikan bagi Tuhan lagu baru, alleluia: sebab Tuhan telah melakukan hal-hal yang ajaib, alleluia: telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan bangsa-bangsa, alleluia, alleluia, alleluia (Maz 98:1; 98:2).
Mazmur 97: 1
Keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya: dan oleh lengan-Nya yang kudus (Maz 98:1).
Kemuliaan …

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/nyanyikan-bagi-tuhan-lagu-baru-introitus-dominica-quarta-post-pascha/

Older posts «

» Newer posts