«

»

Mar 05

Print this Post

Resep untuk Pantang selama masa Pra-Paskah

Teman-teman, masa Pra-paskah yang sedang kita lalui ini, hendaknya dapat membantu kita semakin dekat kepada Kristus dengan disertai sikap tobat yang sempurna. Untuk membantu teman-teman dalam menyiapkan masakan pada hari pantang wajib, Missalatina.org membantu membagikan kepada kalian dengan 2 resep ini. Dan di akhir resep ada sedikit tambahan informasi bagi teman-teman semua.

Resep Masakan udang kecap
udang-kecap
Bahan perendam udang :

– 400 gr udang jerbung ( pancet )
– 1 sdm air jeruk
– 1/2 sdt garam
– 1/2 sdt merica

Bahan
– 3 siung bawang putih, cincang halus
– 1/2 buah bawang bombay , cincang kasar
– 3 buah cabai merah, haluskan
– 1/4 sdt garam
-1/4 sdt merica
– 1/4 sdt gula pasir
– 4 sdm kecap manis
– 1 sdm saus tiram

cara membuat

– rendam udang dalam bahan perendam sampai 30 menit , tiriskan
– Tumis bawang bombay sampai harum.
– masukkan bawang putih, aduk sampai harum
– masukkan cabai yang telah digiling aduk rata.
– masukkan saus tiram, aduk rata
– masukkan udang , aduk rata .
– Masukkan kecap manis dan bumbu lainnya. aduk rata .
– Angkat – sajikan hangat

Tips
– rendaman udang tersebut supaya ,udang tidak amis so bagi kokitens perendaman tetep dilakukan dalam tiap kali masak udang
– jumlah cabai bisa disesuaikan dengan selera , ada yang suka manis pedas atau cabai supaya tidak hambar saja

Resep masakan leunca cabai hijau
leuncah-cah-cabai-hijau

Resep masakan leunca cabai hijau

leuncah cah cabai hijau

Bahan
200 gr ( 1/2 cangkir ) leunca , cuci bersih
3 siung bawang merah , iris kasar
2 buah tomat baby segar , ppotong kasar
15 – 20 buah cabai hijau , giling kasar
100 gr teri , goreng
50 gr pete , cuci
2 lmb daun jeruk
garam secukupnya
gulapasir secukupnya
penyedap dan merica secukupnya

Cara membuat

Panaskan 4-5 sdm minyak goreng , tumis bawang merah dan cabai hijau , daun jeruk dan pete sampai harum
Masukkan leunca , aduk rata sampai setengah matang
Masukkan tomat baby dan teri . aduk rata
Masukkan sedikit air ( 100 ml ), biarkan leunca dan seluruh bahan matang merata
Masukkan gula pasir, garam , merica dan penyedap . aduk rata.
Biarkan sampai semua bahan merata dan matang juga empuk
Angkat dan tiriskan, sajikan hangat dengan nasi putih

resep disadur dari : https://dapuryuli.wordpress.com/category/sayuran/

PS.
Hukum Kanonik Gereja Katolik (KHK) 1250-1252:
Kan. 1250 Hari dan waktu tobat dalam seluruh Gereja ialah setiap hari Jumat sepanjang tahun, dan juga masa Pra-paska.
Kan. 1251 Pantang makan daging atau makanan lain menurut ketentuan Konferensi para Uskup hendaknya dilakukan setiap hari Jumat sepanjang tahun, kecuali hari Jumat itu kebetulan jatuh pada salah satu hari yang terhitung hari raya; sedangkan pantang dan puasa hendaknya dilakukan pada hari Rabu Abu dan pada hari Jumat Agung, memperingati Sengsara dan Wafat Tuhan Kita Yesus Kristus.
Kan. 1252 Peraturan pantang mengikat mereka yang telah berumur genap empat belas tahun; sedangkan peraturan puasa mengikat semua yang berusia dewasa sampai awal tahun ke enampuluh; namun para gembala jiwa dan orangtua hendaknya berusaha agar juga mereka, yang karena usianya masih kurang tidak terikat wajib puasa dan pantang, dibina ke arah cita-rasa tobat yang sejati.
PSS.
Daging yang dimaksud dan tidak dimakan adalah daging daribinatang mamalia dan dari hasil peternakan, dan daging yang plg dijauhkan adalah daging sapi, babi, ayam, dan kalkun. Sementara dagingnya dilarang, produk non-daging dari binatang2 itu tidak dilarang (susu, keju, mentega, dan telur).
Untuk ikan/seafood tidak termasuk kategori daging, karena bahasa Latin untuk daging “caro” dari bahasa Inggris “Carnivore” dan “carnivorous”, diberlakukan dengan ketat pada makanan daging dan tidak pernah dimaksudkan untuk ikan (seafood).
~Ad Jesum per Mariam~

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/resep-untuk-pantang-selama-masa-pra-paskah/

Leave a Reply