«

»

Jan 17

Print this Post

Sukacita menyembah Tuhan (Introitus – Dom. II post Epiph)

Omnis terra adóret te, Deus, et psallat tibi: psalmum dicat nómini tuo, Altíssime (Ps 65:4).
Iubiláte Deo, omnis terra, psalmum dícite nómini eius: date glóriam laudi eius (Ps 65:1-2).
Glória Patri, et Fílio, et Spirítui Sancto. Sicut erat in princípio, et nunc, et semper, et in saecula saeculórum. Amen
Omnis terra adóret te, Deus, et psallat tibi: psalmum dicat nómini tuo, Altíssime.

***

18 jan Introit-epiphanie-dim-2

Seluruh bumi biarlah sujud menyembahMu, Tuhan, dan bermazmur bagiMu, memazmurkan namaMu, ya Yang Mahatinggi (Maz 66:4).

Bersorak-sorailah dengan sukacita bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bermazmurlah bagi kemuliaan namaNya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian (Maz 66:1-2).

Kemuliaan ….

***

Renungan Singkat:

Antifon Pembuka dari hari Minggu kedua sesudah Epifani (Misa Forma Ekstraordinaria) atau dari Masa Biasa (Misa Forma Ordinaria) – kedua forma mempunyai Antifon Pembukaan yang sama kali ini) – mengingatkan kita apa yang terjadi di Hari Raya Epifani yaitu orang-orang Majus yang datang menyembah Yesus. Sembah sujud kepad Tuhan kita Yesus Kristus seperti yang dilakukan oleh para Majus itu akan berlangsung hingga akhir jaman. Dengan demikian setiap kali datang menyembah dan memuliakan Tuhan sekurang-kurangnya pada setiap hari Minggu, kita sudah mengecap apa yang akan terjadi di akhir jaman: semua akan bertekuk lutut di hadapan Yesus Kristus.

adore Jesus genuflect-i6Sukacita dan menyembah Tuhan berhubungan erat satu sama lain. Di satu pihak, kita menyembah Tuhan karena kita dipenuhi oleh sukacita akan karya penyelamatan yang Tuhan telah lakukan kepada kita. Di lain pihak, menyembah Tuhan membuat kita bersuka cita. Segala keingingan dan kerinduan kita tidak akan pernah terpuaskan jika kita memfokuskan diri pada hal-hal duniawi. Amat berbeda jika kita memberikan tempat yang terutama dalam hidup kita kepada Tuhan. Ada rasa puas dan aman ketika kita merendahkan diri di hadapan Tuhan.

Mulailah dengan hal-hal yang kecil: menundukkan kepala dan mengucapkan dengan hormat nama Yesus, berlutut ketika lewat di depan Sakramen Mahakudus, membuat Tanda Salib dengan hormat, menundukkan kepada di depan Salib, menjadikan hari Minggu sungguh hari Tuhan, berpakaian yang terbaik dan pantas ketika menghadiri Misa.

Jika kita setia dalam sembah sujud kita kepada Tuhan kita Yesus Kristus, orang lain akan bertanya dan mungkin itu menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengenal Yesus (lebih dalam) dan menjadi pengikutNya pula.

Permanent link to this article: http://www.missalatina.org/sukacita-menyembah-tuhan-introitus-dom-ii-post-epiph/

Leave a Reply